Adalah teman bicara, Adalah teman berbagi

Saat yg lain berbicara tentang dunia, kita sudah membicarakan bintang yg berlomba untuk menjadi paling terang.

Terpisahkan oleh bandara dan udara, tak membuat 2 orang pecinta tuhan bergumam akan dunia seperti anak kecil kehilangan mainannya

Serdadu tentara lebih baik dari pada penunggu kemenangan yg enggan berjuang

Ketika indahnya perjuangan selalu saja menjadi makna, maka setiap usaha tak akan kehilangan makna bersama cerita

Lepas tenaga, lelah dan lemah adalah sebuah tanda bahwa tiada daya dan upaya selain semua dari yang maha kuat

Maka bertegarlah dan memohon kekuatan

Karena kita akan kuat menghadapi apapun dari sang maha kuat

Kita akan terang seperti bintang ketika bersandar kepada sang maha baik

Bicara? Lebih baik diam dalam ucapan hati, bahwa aku rindu akan sebuah doa dari orang yang dekat dengan pengabul doa.

 

Advertisements

Merajut Asa

Rintihan rindu memang instrumen paling sendu bagi jiwa-jiwa yang menunggu.

Pasukanair yang menghantam bumi selalu mampu menjadi melodi indah penggiring kenangan, menyeruak keluar dari sarangnya.

Mencipta kegaduhan tanpa irama, namun penuh dinamika.

Rindu, tetap alunkan saja nada indahnya, meski ritme jantungmu sesekali tak beraturan.

Mendengar dering ponselku yang ternyata bukan dirimu.

Bolehlah goresan sedikit tinta berwarna, jangan terlalu cair, jangan terlalu pekat, nanti merekat. Sebab menanti tak boleh lama-lama, nanti terjerat.

Gelap terangnya mari seimbangkan. Agar tak terlalu suram juga terlalu menyilaukan. Karena menanti perlu sesuatu yang menentramkan.

Kepercayaan kala gelap, ketenangan dikala terang, keteguhan didalam keabu-abuan.