Menghitung Bintang

Suatu ketika di langit malam

Kulihat jendela memanggilku untuk mendekatinya

Jendela itu terbuka hingga mataku

Terpaku ke langit malam yang dalam

 

Ketika itu, langit bilang padaku

“hitunglah bintang, lalu tanyakan ke hatimu

Apakah salah satu bintang itu bersinar pada matamu?”

 

Aku seketika menjawab,

Bintang yang kuhitung begitu banyak,

Bagaimana aku menghitung bintang tanpa memulainya dengan melihatmu, langit

 

Langit, ternyata kau begitu ikhlas

Membiarkanku menghitung bintang

Padahal bintang terlukis dibalikmu

Terlihat setelahmu

 

Setelah malam itu,

Langit tak lagi mempertanyakan bintang

Dan menyuruhku menghitung bintang

 

Langit, memintaku untuk tersenyum

Kapanpun dan di belahan dunia manapun

Biru atau hitam, langit akan selalu ada disetiap ku berpijak.

 

Langit, akan selalu menemani disetiap langkah

“memayungi” diri dalam dilema dan pencarian

Siapakah diriku, sebenarnya…

Advertisements

Author: Tirta A

an Enthusiast learner | Setiap detik hidup adalah pemaknaan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s