Manusia Sejuta Asa, Bangkitlah!?

Tak banyak waktu yang tersisa,
Seperti halnya hujan yang turun dalam untaian gerimis yang disapu angin.

Tak banyak kesempatan yang tersedia,
Seperti halnya daun yang berjatuhan, satu demi satu.

Tak banyak lagi peluang yang terlihat
Seperti halnya pelangi menampak setelah hujan.

Jiwa yang terbangun dari tidur lelap,
Angkatlah kakimu dan gerakkan langkah fisik diri,
Sapu kembali air mata yang mengalir di pipi.

Benarkan kembali letak leher kemajamu,
Basuhlah mukamu dengan wudhu untuk bersuci,
Tundukkan kepalamu dihadapan Raja dari segala raja.

Aku, kamu, bangkitlah.
Perbaiki diri, iman dan jiwa.

Maka suatu saat nanti, Allah tuliskan nama kita bersama di langit bernama keridhoan.

Satu purnama, satu mentari pagi, satu hela nafas.
Berubahlah seperti kupu-kupu, namun tak seperti kepompong ketika berproses.

Manusia dengan sejuta cerita, asa dan cinta,
Bangkitlah,

Kita…

Advertisements

Author: Tirta A

an Enthusiast learner | Setiap detik hidup adalah pemaknaan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s