Hidup yang Singkat

Langit, apakah kau mendengar isi hatiku.
Bumi, apakah kau merasakan detak jantungku.
Hidup terasa hampa, jika dunia hilang tanpa arah.
Aku, mencoba mengartikan, sandi-sandi keberadaan cinta.
Mencoba, menerjemahkan bahasa kalbu dalam lembaran-lembaran ingatan bernama pengalaman.
Serdadu tentara selalu sedia menjaga perbatasan,
Namun, hatiku lemah tak berdaya menjaga diri sendiri yang sebenarnya tak punya strategi perang.
Lemah, rasanya bahkan terobrak-abrik tanpa daya oleh cinta yang salah.
Hidup, ternyata adalah menjaga.
Menjaga cinta, kepada sebenar-benarnya cinta.
Tangerang, 15 Agustus 2016

Advertisements

Author: Tirta A

an Enthusiast learner | Setiap detik hidup adalah pemaknaan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s