Tidak Malu! | Hangzhou 2015

Berangkat dari Beijing ke Hangzhou dengan Kereta yang ada tempat tidurnya. Dengan jarak 1227 KM memakan waktu sekitar 14 Jam. Alhamdulillah (lagi) keretanya benar-benar punya tempat tidur dan bilik kamar bertingkat (1bilik 4 orang, tiap 1 tingkat 2 tempat tidur atas-bawah). Hal paling seru dalam perjalanan adalah, saya bisa berbagi cerita dengan para penumpang yang ramah walaupun dengan bahasa mandarin yang terbata-bata. Tapi yang saya salut dengan para penumpangnya adalah, mereka sangat menjaga kebersihan kereta, ya kebersihan di tempat tidur, jalanan dan sekitarnya. Sepele ga sih! -_-

Kenapa saya berangkat ke Kota Hangzhou?. Ya, untuk menghadiri ICCE (International Conference on Computer Education) di Hangzhou-China 2015. Alhamdulillah, kesempatan ini sangat baik dan langka bagi saya. Karena, banyak hal yang bisa saya pelajari ketika mengikuti ini semua. Melihat para inovator dan ilmuwan yang memfokuskan karyanya dalam bidang komputer yang dikorelasikan dalam dunia pendidikan.

Bagi saya perjalanan ini cukup memberikan satu hal kepada diri saya dan sekaligus menusuk, tentang “Tak Malu” belajar walau usia sudah  tak lagi muda. Banyak para ilmuwan dan inovator yang justru adalah para senior yang usianya mungkin lebih dari 50 tahun. Harusnya, kita bisa “lebih” dari mereka dalam sisi produktifitas. Oh, diri!

Hangzhou, salah satu kota indah dan cukup bersih menurut saya. Masih banyak jalanan sepi dan kosong (kendaraan yang tak terlalu ramai). Transportasinya cukup baik (bus, subway, tuk-tuk, sepeda publik dsb). Dan yang juga terkenal dari Hangzhou adalah kota yang terkenal banyak memproduksi kain sutera. Karena harganya cukup mahal dan saya bingung juga diperuntukan untuk apa dan siapa, saya urungkan niat untuk membeli (kenyataan anak rantau) soalnya bukan lagi travelling. hehe.

Tak malu untuk belajar itu penting, tak malu untuk bertanya, tak malu untuk mengkritisi dan juga solusinya. Asal, jangan malu-malu-in!

Sampai jumpa dicerita dari kota dan tempat lainnya!

 

Salah satu ruang konferensi, karena tidak boleh aktifkan kamera disaat acara, saya curi waktu ketika break time.

Hangzhou, 4th December 2016

Advertisements

Author: Tirta A

an Enthusiast learner | Setiap detik hidup adalah pemaknaan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s